Connect with us

Gugatan

Gugatan Riot Ke Moonton: Tinjauan Dan Dampaknya

Gugatan Riot Ke Moonton: Tinjauan Dan Dampaknya – Ini adalah ketiga kalinya Riot Games menggugat Montone atas pelanggaran hak cipta atas aset Wild Rift. Riot Games mengajukan gugatan di pengadilan California pada 9 Mei 2022, merinci tuduhan bahwa Monton menyalin aset game di berbagai materi promosi.

Riot Games dilaporkan telah mengajukan gugatan terhadap Shanghai Monton Technology Co., Ltd. Gugatan ketiga telah diajukan ke pengadilan federal di Los Angeles atas dugaan penyalinan aset dari League of Legends (LoL) dan League of Legends: Wild Rift. Ini bukan pertama kalinya Riot menindak Monton.

Gugatan Riot Ke Moonton: Tinjauan Dan Dampaknya

Gugatan Riot Ke Moonton: Tinjauan Dan Dampaknya

Perusahaan induk Riot Games, Tencent, dianugerahi $2,9 juta dalam gugatan tahun 2018 terhadap CEO Monton Xu Zhenhua di Tiongkok. Ini adalah gugatan antara Riot Games dan Montone.

Riot Games Ambil Alih League Of Legends Dan Tft Dari Garena Mulai 2023

Diluncurkan pada tahun 2009, League of Legends dengan cepat menjadi fenomena global, dan game MOBA di platform PB ini masih kuat di tahun 2022. . Runeterra, Strategi Tim, Raja Hancur, dan judul lainnya.

Monton Games telah meluncurkan game real-time strategy (RTS) dengan elemen tower defense. Banyak pemain dan penggemar League of Legends telah menemukan bahwa Magic Rush mereplikasi elemen League of Legends, termasuk senjata lengkap.

Saat itu, Annie memiliki summonable bear (Tibbers) di League of Legends yang memiliki satu mantra, Area of ā€‹ā€‹Effect (AOE), dan lima mantra Annie untuk menakuti musuh.

Emily dari Magic Rush memiliki mekanik serupa. Dia bisa memanggil monster mekanis yang melumpuhkan musuh, dan sihirnya sama dengan milik Annie. Juga, setiap serangan kelima menciptakan penghalang bagi musuh.

Opini] Benarkah Tujuan Utama Riot Games Ingin Hapus Mobile Legends Bang Bang?

Tak pelak, para penggemar LoL mulai mengejek desain game Magic Bear yang “terinspirasi” atau ditiru dari League of Legends.

Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) diluncurkan pada tahun 2016 oleh Moonton, anak perusahaan ByteDance. Benar bahwa Mobile Legends Bang Bang telah membuat kemajuan yang baik di industri mobile gaming, dengan meningkatnya penggunaan ponsel khususnya Android.

Kehadiran MLBB kembali menyedot perhatian para penggemar League of Legends dan Riot Games karena kemiripannya. Riot juga mengajukan banding ke Mahkamah Agung California.

Gugatan Riot Ke Moonton: Tinjauan Dan Dampaknya

Sementara itu, peruntungan Montone terlihat lebih cerah karena game mulai terlihat seperti game elektronik atau portabel. Setelah sukses dengan MPL Season 1, Mobile Legends menjadi yang terdepan di industri mobile dan terus berkembang pesat di Indonesia.

Alasan Game Besutan Riot Games Selalu Di Respon Positif

Kasus Monton dibatalkan karena tidak dapat diterima, menurut majalah hukum Forham. Dengan kata lain, kasus tersebut dibatalkan untuk memberikan kesempatan kepada pengadilan lain untuk menyelesaikan kasus tersebut secara damai.

Kasus tersebut dipindahkan ke China, dan perusahaan induk Riot Games, Tencent, mengajukan gugatan baru terhadap Monton sebagai wakil CEO Monton, Xu Zhenhua.

Menurut laporan Dot Esports, Tencent mengajukan gugatan terhadap Xu Zhenhua di Pengadilan Mediasi Rakyat. Gugatan hak cipta terpisah yang diajukan oleh Tencent di Shenzhen menyebut Monton sebagai salah satu tergugat Xu.

Xu Zhenhua awalnya ingin membayar Tencent 2,6 juta yuan (sekitar $388.000), tetapi diubah menjadi $2,9 juta. Riot mengatakan dalam gugatan asli yang diajukan di California bahwa Montone menghasilkan jutaan dengan menyalin League of Legends. Namun, dokumen putusan pengadilan mengungkapkan bahwa Xu Zhenhua, bukan Monton, yang didenda.

Riot Games Gugat Moonton Atas Dugaan Meniru League Of Legends

Meskipun Mobile Legends dituding menjiplak League of Legends Bang Bang, namun sebenarnya kedua game tersebut berada di platform yang berbeda. League of Legends di PC adalah game MLBB seluler. Kedua game tersebut tidak langsung bersaing hingga perilisan Wild Rift pada tahun 2020.

Wild Rift adalah League of Legends versi seluler. Wild Rift kini bersaing langsung dengan MLBB di pasar mobile gaming.

2022 – lagi! Riot Games menggugat Montone. Mobile gaming adalah kunci League of Legends: Wild Rift dan konten terkait.”

Gugatan Riot Ke Moonton: Tinjauan Dan Dampaknya

Kini para gamer mobile dan publisher sedang menunggu penyelesaian hukum dari konflik Riot Games vs Moonton bagian kedua dan bagaimana pengaruhnya terhadap kedua game MOBA mobile tersebut.

Berita League Of Legends: Wild Rift Hari Ini

Esports adalah perusahaan media dan hiburan tertua di Indonesia dengan konten ekspor, olahraga, dan hiburan langsung, yang bertujuan untuk mengembangkan industri e-sports Indonesia. League of Legends, pengembang dan penerbit game Riot, sekali lagi menyeret Montone ke tindakan hukum. Gugatan Kerja yang diajukan oleh Riot Games menuduh Montone melanggar League of Legends: Wild Rift.

Kasus tersebut terkait dengan keluhan Riot Games terhadap Mobile Legends: Bang Bang yang kini tersedia di Amerika Utara.

Mereka mengutip pengajuan Riot Games sebagai “dimaksudkan untuk menghentikan Montone dari dengan sengaja menyalahgunakan hak kekayaan intelektual Riot yang berharga yang telah menjadi korban freeloading.”

Dokumen tersebut juga mengungkap bahwa Mobile Legends langsung dihapus dari Play Store setelah Riot mengajukan komplain ke Google. Namun, Monton perlahan meluncurkan kembali Mobile Legends dengan melakukan beberapa perubahan minor

Majalah Tempo 20190401 20190407 Pdf

Juga topik lain, seluler: Bang Bang. Sejak saat itu, “Monton melanjutkan siklus berbagi seni Riot dengan mengupdate MLBB dengan item replika dari Wild Rift.”

Wild Rift dan MLBB. Parahnya, Montone juga menjiplak habis-habisan strategi penjualannya. Anda dapat menemukan seluruh dokumen di sini.

Gugatan tersebut diajukan oleh Riot Games pada 2018 lalu. Padahal, pengadilan tempat gugatan diajukan sama dengan gugatan terbaru, Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Pusat California. Dalam gugatan tahun 2018, Riot menggugat Monton

Gugatan Riot Ke Moonton: Tinjauan Dan Dampaknya

Saat itu, seorang hakim menolak untuk mendukung gugatan Riot, dengan mengatakan bahwa China memiliki hak untuk menuntut. Setelah pindah ke China, Tencent Holdings bergabung sebagai perusahaan induk Riot Games. Pada akhirnya, Riot memenangkan kasus tersebut dan mendapatkan $2,9 juta (sekitar RMB 42 miliar).

Top 3 Tekno: Riot Games Gugat Moonton Jadi Sorotan

Pekerjaan mereka dilihat sebagai salinan dari strategi tim Riot. Jika Anda ingin membacanya secara detail, Anda dapat mengunjungi di sini.

Kisah lain yang menarik perhatian saya berasal dari kejahatan dunia maya besar-besaran yang terjadi hanya beberapa jam sebelum Rusia menyerang Ukraina.

Pencipta League of Legends Riot Games menggugat Shanghai Monton Technologies, yang sekarang menjadi bagian dari ByteDance. Riot Games mengatakan dalam gugatan bahwa Monton menyalin League of Legends versi seluler.

Pada Selasa (5 Oktober 2022), kasus tersebut diajukan ke pengadilan federal di Los Angeles. Riot mengklaim dalam gugatannya bahwa Mobile Legends: Bang Bang menjiplak banyak elemen, termasuk materi promosi dari League of Legends: Wild Rift.

Pencemaran Nama Baik Mobile Legends, Tencent Didenda Rp 471 Juta

Menurut Riot, Montone meniru beberapa aspek baru League of Legends: Wild Rift setelah update game tersebut. Beberapa kesamaan tersebut antara lain user interface, desain karakter, fitur, dan aksesoris.

Tak hanya itu, Montone diduga menjiplak materi iklan lainnya. Riot menulis dalam pengaduan bahwa Monton menyalin League of Legends di perangkat seluler sejak awal 2015.

Gugatan tersebut juga mengungkapkan bahwa Mobile: Bang Bang telah diunduh dari Google Play Store lebih dari 500 juta kali. Perlu diketahui bahwa ini bukan pertama kalinya Riot Games bertemu Montone.

Gugatan Riot Ke Moonton: Tinjauan Dan Dampaknya

Di tahun 2018, Riot Games juga mengajukan gugatan sebagai Mobile Legends: 5v5 MOBA. Kemudian awal tahun ini, perusahaan mengajukan gugatan serupa

Berita League Of Legends Hari Ini

* Kebenaran atau kecemburuan? Untuk memverifikasi keaslian informasi yang dibagikan, cukup ketikkan kata-kata yang diperlukan ke nomor verifikasi kebenaran 0811 9787 670 di WhatsApp.

Saat ini banyak sekali orang yang ingin menjadi gamers atau electronic gamers. Inilah mengapa banyak ponsel yang berlomba-lomba mengeluarkan produk khusus gaming.

Beberapa media melaporkan bahwa pada 24 Februari tahun ini, satu jam sebelum Rusia menyerang Ukraina, Rusia melakukan kejahatan dunia maya besar-besaran.

Menurut Komisi Eropa, target utama serangan siber adalah tentara Ukraina. Namun, banyak pengguna Internet yang rentan terhadap serangan dunia maya, termasuk pengguna Internet pribadi dan perusahaan.

Waspada, Minggu 12 Agustus 2018 By Harian Waspada

Serangan dunia maya Rusia menargetkan 5.800 turbin angin di Jerman secara online, Gizchina melaporkan pada Rabu (11 Mei 2022). Menurut laporan, serangan dunia maya bergantung pada pengguna jaringan Viasat untuk pemantauan dan kontrol jarak jauh.

Viasat adalah penyedia layanan Internet satelit berkecepatan tinggi dan aman yang mencakup pasar militer dan komersial.

Serangan dunia maya adalah contoh lain dari penetrasi berkelanjutan Rusia ke dunia maya sebagai bagian dari invasi ilegal dan tidak dapat dibenarkan ke Ukraina, kata Uni Eropa dalam sebuah pernyataan.

Gugatan Riot Ke Moonton: Tinjauan Dan Dampaknya

Ia juga menyatakan bahwa perilaku tersebut bertentangan dengan harapan semua negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk Federasi Rusia. Berkenaan dengan kegiatan nasional yang bertanggung jawab dan kebijakan nasional di ruang angkasa.

Pengadilan As Tolak Gugatan Riot Games Ke Moonton, Minta Selesaikan Di Tiongkok

Canon, sebagai distributor eksklusif peralatan fotografi digital melalui PT Datascrip, secara resmi memperkenalkan kamera Canon PowerShot PICK yang baru dan sedikit berbeda. Kamera pintar ini memiliki kemampuan mengambil foto atau video secara otomatis tanpa bantuan orang lain.

Untuk keperluan tersebut, Canon PowerShot PICK dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan yang secara otomatis mengambil waktu. Oleh karena itu kamera dapat mengenali orang yang terdaftar di sistem dan kemudian fokus pada objek dan mengambil foto atau video.

ā€œKamera menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mengenali wajah di sekitarnya secara otomatis dan menangkap ekspresi alami subjek tanpa pengguna berdiri di belakang kamera, sehingga pengguna dapat membuat gambar yang utuh dan realistis.ā€ ), Direktur Bisnis Canon PT Datascrip Monica Aryasetiawan.

Berkat fitur tersebut, kamera Canon ini bisa digunakan untuk mengabadikan momen bersama, seperti bertemu teman atau kerabat.

Pubg Gugat Fortnite Karena Langgar Hak Cipta

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DISKLAIMER: Konten yang disajikan di situs ini bertujuan untuk memberikan klarifikasi atas berbagai informasi hoaks yang beredar di internet. Kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran atau kesalahan informasi yang diberikan oleh pihak lain.

Kami berusaha sebaik mungkin untuk memeriksa kebenaran setiap informasi sebelum disajikan, namun tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi tersebut. Penggunaan informasi yang disajikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami juga tidak bertanggung jawab atas konsekuensi apapun yang terjadi akibat penggunaan informasi yang disajikan di situs ini.

Ā© 2023 AwasHoax!