Connect with us

Mahkamah

Kpk Dan Mahkamah Agung: Kerjasama Dalam Penegakan Hukum

Kpk Dan Mahkamah Agung: Kerjasama Dalam Penegakan Hukum – Jakarta – Humas: Sebagaimana diketahui bersama, pada 19 Agustus 2022, bertepatan dengan HUT ke-77 Mahkamah Agung, Berkas Pidana Komprehensif Elektronik atau disingkat e_BERPADU dimulai sebagai pilot project di Pengadilan Tinggi di tujuh wilayah. . tentang SK KMA No. 238/KMA/SK/VIII/2022 tentang Penunjukan Lapangan Percontohan Penerapan Aplikasi Elektronik Gabungan (E_BERPADU) yang ditindaklanjuti dengan SC KMA no. 239/KMA/SK/VIII/2022 tentang petunjuk teknis pemrosesan perkara pidana secara elektronik.

Hal tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Republik Indonesia, Prof. dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. saat membuka Aplikasi Sosialisasi Elektronika Rekam Pidana Terpadu (e_Berpadu) pada Rabu 14 September 2022 di lantai 12 gedung Mahkamah Agung RI.

Kpk Dan Mahkamah Agung: Kerjasama Dalam Penegakan Hukum

Kpk Dan Mahkamah Agung: Kerjasama Dalam Penegakan Hukum

Dikatakan pula bahwa aplikasi ini merupakan salah satu upaya kami untuk memperkenalkan sistem e-justice dalam perkara pidana, karena dalam menangani perkara pidana, kami tidak dapat bertindak sendiri tanpa adanya lembaga lain. KPC dan penjara

Malang Post 24 September 2022 Pages 1 20

Guru Besar Universitas Diponegoro itu juga menambahkan, Mahkamah Agung melalui Biro Hukum dan Humasnya telah merilis aplikasi layanan praperadilan yang disebut Berkas Pidana Bersatu Elektronik atau e_BERPADU.

Aplikasi e_BERPADU telah dikembangkan untuk memudahkan penanganan perkara pidana dalam proses hukum yaitu :

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung RI, Dr. H. Sobandi, S.H., M.H, dalam laporannya menyatakan bahwa Kanwil Hukum dan Humas segera melaksanakan seluruh aspek pilot project dengan menunjuk juri, juri bar dan MA PR Tim pengembangan TI berinteraksi dengan masyarakat. aplikasi e-Berpadu.

Mantan Ketua Pengadilan Negeri Denpasar itu juga menambahkan infrastruktur berupa server dan ruang penyimpanan masih memungkinkan pencarian di seluruh Indonesia yang ukuran filenya diperkirakan mencapai 320 megabyte. surat berdasarkan kasus per kasus dan jumlah kasus pidana di sana. Pada tahun 2022 akan ada 200.000 kasus.Selain itu, Badan Nasional Siber (BSSN) telah mengevaluasi aplikasi e_BERPADU terkait keamanan aplikasi.

Jual Buku Pandangan Kritis Seorang Hakim Dalam Penegakan Hukum Di Indonesia 2 Karya Dr. Binsar Gultom, Sh, Se, Mh

Dirjen Peradilan Umum, Dirjen Peradilan Agama, Dirjen Peradilan Militer dan Perdata, serta cabang-cabang dunia hukum di seluruh Indonesia ikut serta. (enk/pn/sary:mzn) Pada Selasa 26 Oktober 2021, Menteri Kehakiman menemui St. Burhanuddin dari Kejaksaan Negeri Jakarta. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Fadil Zumhana (Jaksa Pidana), Bambang Sugeng Rukmono (Jaksa Pembangunan), Narendra Jatna (Direktur Badan Perencanaan Kejaksaan), Hendro Dewanto (Wakil Sekretaris Kehakiman PBB). Republik Indonesia) dan Kuntadi (Wakil Jaksa Khusus Republik Indonesia).

Kerjasama antara Kejaksaan dimulai pada tahun 2004. Membantu pertemuan Mahkamah Agung, Kejaksaan, KPK, Komisi Hukum Nasional dan Dewan Pengacara Indonesia pada Law Summit tahun 2004. Sukses jalan.

Ini diikuti oleh program peningkatan kapasitas pemerintah Indonesia yang disebut Cross-Border Asset Recovery dan Mutual Legal Assistance yang didukung oleh International Development Law Organization (IDLO) pada 2016-2018.

Kpk Dan Mahkamah Agung: Kerjasama Dalam Penegakan Hukum

Hal ini juga membayangkan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan dan pengendalian bukti elektronik yang mendukung persidangan korupsi pada 2017-2019. Di antara yang mengikuti pelatihan bagi polisi tentang pemrosesan kasus korupsi secara elektronik adalah Jaksa Agung. Program ini juga telah membentuk kelompok kerja tingkat tinggi yang mencakup Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan, Kepolisian, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk meningkatkan koordinasi pemrosesan barang bukti elektronik.

Berita Mahkamah Agung

Dalam pertemuan dengan Kejaksaan Agung pada 26 Oktober 2021, ia memaparkan program Inisiatif Strategis yang sedang berjalan dalam melacak dan memulihkan aset kejahatan dan korupsi Direktur Eksekutif Laode M.Syarif. SIAGA – ECO ), yang sedang berjalan. “Pelatihan forensik dan pemantauan aset digital diselenggarakan untuk aparat penegak hukum Kejaksaan dan Badan Penegak Hukum “Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan” (Gakkum). Selain pelatihan, program ini menyiapkan kajian dan laporan kebijakan terkait kebijakan pemulihan aset terkait dengan kejahatan sumber daya alam dan lingkungan hidup.”, kata Laode M. Syarif.

Dia puas dengan kerja sama itu. Banyak hal yang bisa dilakukan bersama, ujarnya. “Misalnya saat ini kita concern terhadap masalah karir pengembangan skill pegawai kejaksaan. Saya berharap banyak program yang mendukung masalah ini, seperti pemetaan dan pengenalan standar kerja,” ujar ST Burhanuddin.

Isu lain seperti penjaminan mutu produk hukum, SOP yang akan digabungkan antar kejaksaan juga dibahas. Kedua belah pihak berharap agar kerjasama antara Menteri Kehakiman dan Menteri Kehakiman semakin erat dalam rangka reformasi hukum di Surabaya, Indonesia ke depan. Sekda khawatir, kejadian ini telah mencemarkan nama baik lembaga peradilan dan menurunkan harkat dan martabat Mahkamah Agung serta sistem peradilan yang berada di bawah kendalinya, padahal Ketua Mahkamah Agung sudah berkali-kali mengingatkan agar seluruh prosesi tidak melakukan hal yang memalukan. bekerja, karena melakukannya menghancurkan semua pencapaian dan pencapaian yang telah dibangun dengan susah payah, tetapi kenyataannya masih ada yang bertekad untuk melakukannya. Bagian dari Perdana Menteri Republik Indonesia Prof. dr. H. Syarifuddin, S.H., M.H. pada acara pembukaan pedoman teknis dan administrasi peradilan bagi pimpinan, hakim, dan badan peradilan tinggi dan rendah. 4 (empat) Uji Coba se-Indonesia di Best Western Premier Hotel Batam pada Kamis 27 Januari 2022 dilaksanakan secara daring dan luring.

Ketua Mahkamah Agung itu menambahkan, apa pun yang kita capai, seolah kehilangan maknanya ketika seorang hakim atau lembaga peradilan tertangkap tangan, seperti kata pepatah, setetes nila berbahaya. susu.

Pengadilan Agama Sukadana

Selain itu, mantan asisten presiden yudisial itu mengatakan, beberapa pelatihan sebelumnya membenarkan bahwa Mahkamah Agung telah menunjuk seorang wakil.

Di beberapa pengadilan yang bekerja sama dengan KPK, perilaku hakim dan pejabat peradilan dipantau langsung, jadi jangan coba-coba bertindak melawan aturan acara dan pedoman perilaku hakim, karena Anda pasti akan tertangkap. Salah satu bukti adanya pengawasan

Dan KPK berjalan. Prof. Syarifuddin menyayangkan masih adanya hakim dan aparat pengadilan yang berani melakukan tindakan tersebut.

Kpk Dan Mahkamah Agung: Kerjasama Dalam Penegakan Hukum

Mantan Kepala Divisi Audit tersebut mengimbau agar peningkatan pengawasan dan pembinaan terhadap pegawai langsung, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pembinaan Pengawas Langsung di Mahkamah Agung dan Peradilan. Dia berharap insiden kemarin dengan piala itu menjadi aib terakhir.

Rakyat Merdeka 10 Agustus 2022

Di akhir sambutannya, Syarifuddin berpesan dengan suara lantang: “Jangan berharap masyarakat percaya pada peradilan selama masih ada hakim dan aparat peradilan yang mengancam integritasnya. Mereka seperti tumor.” tubuh, pengobatannya harus dihentikan agar tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain. (eng/it/pn/rs).

DI GUNAKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MA PRESIDEN AJAK PEMUDA INDONESIA JUGA BELAJAR BAHASA Jumat 7 Juli 2023 17:05 WIB

PEMILU MAHKAMAH AGUNG TUJUAN MELINDUNGI DAN MELINDUNGI WILAYAH INDONESIA Jumat 23 Juni 2023 18:05 WIB

KOMITE INVESTIGASI INTERNAL (PIPK) RABU 21.6.2023 PUKUL 16.45 WIBAS. Bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Kerja sama ini diwujudkan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara Mahkamah Agung dan PT tentang penyerahan dokumen-dokumen tercatat. Pos Indonesia (Persero) pada Senin sore, 22 Mei 2023 di kantor Pos Indonesia di Jakarta. Kepala Bagian Hukum dan Hubungan MA, Dr. H. Sobandi, S.H., M.H. dan Kepala Operasional Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana.

Karutan Situbondo Menghadiri Undangan Sosialisasi Sppt Ti Tahun 2023

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari MA dalam pembenahan administrasi perkara. Seperti diketahui, pada 2018 lalu Mahkamah Agung mulai melakukan pembenahan administrasi perkara. Pada awalnya, elektronik digunakan dalam proses pendaftaran, pembayaran, dan pemanggilan. Dalam beberapa tahun terakhir hingga saat ini, reformasi telah dilakukan, termasuk pengenalan e-laws atau e-trial.

Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, Dr. H. Sobandi, S.H., M.H. dalam pidatonya, ia mengumumkan bahwa pada tahun 2022, Mahkamah Agung akan beralih ke model somasi dan pemberitahuan digital saat menangani kasus.

Ia juga menambahkan, jika perkaranya didaftarkan secara online, maka pemanggilan dan pemberitahuan akan dilakukan dengan surat tercatat. Artinya, segala urusan yang didaftarkan secara online, pengiriman somasi dan pemberitahuan tidak lagi dilakukan langsung oleh pihak kepolisian, melainkan melalui email. Perubahan cara penyampaian ini merupakan perubahan baru dan mendasar dalam hukum acara perdata.

Kpk Dan Mahkamah Agung: Kerjasama Dalam Penegakan Hukum

Deskripsi kerjasama dengan PT. Pasal tersebut dinilai berdasarkan luas wilayah dan sebaran kantor pengadilan yang dapat dijangkau oleh PT di seluruh Indonesia. Tempatnya sudah sampai, jadi pilihan untuk memilih PT. Pos Indonesia cocok sebagai penyedia layanan pengiriman surat terdaftar.

Pembinaan Ketua Mahkamah Agung Ri Dari Manado

“Kemitraan ini merupakan langkah ke 10 PT Pos sebagai perusahaan publik (BUMN) untuk berkomitmen pada negara, khususnya kemitraan untuk melaksanakan pengujian yang sederhana, cepat dan mudah,” ujar Dr. Sobadi

Pada saat yang sama, manajer

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DISKLAIMER: Konten yang disajikan di situs ini bertujuan untuk memberikan klarifikasi atas berbagai informasi hoaks yang beredar di internet. Kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran atau kesalahan informasi yang diberikan oleh pihak lain.

Kami berusaha sebaik mungkin untuk memeriksa kebenaran setiap informasi sebelum disajikan, namun tidak dapat menjamin keakuratan dan kelengkapan informasi tersebut. Penggunaan informasi yang disajikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Kami juga tidak bertanggung jawab atas konsekuensi apapun yang terjadi akibat penggunaan informasi yang disajikan di situs ini.

© 2023 AwasHoax!